Soal Lanny Jaya, Elit Politik Jangan Sebar Berita Bohong
pada tanggal
Saturday, 10 November 2018
Edit
Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Soal Lanny Jaya, Elit Politik Jangan Sebar Berita Bohong. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Soal Lanny Jaya, Elit Politik Jangan Sebar Berita Bohong . Silahkan membaca berita lainnya.
detikpapua. Beredarnya kabar adanya rasa ketakutan masyarakat di Lanny Jaya, pasca penembakan tukang ojek yang terjadi pada tanggal 02/11, tidaklah benar, Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait membantah adanya pernyataan dari beberapa tokoh dan elit politik yang menyampaikan berita bohong.
“Masyarakat yang berada di luar Lanny Jaya tidak perlu kwatir dan cemas, aktifitas masyarakat sampai saat ini berjalan normal, baik di Perkantoran maupun di Pasar, TNI dan Polri tidak mengganggu aktifitas warga, mereka melakukan pengejaran terhadap KKB”
Sekda yang dikonfirmasi mengatakan bahwa tidak ada warga merasa ketakutan atas kehadiran TNI dan Polri di Lanny Jaya, TNI dan Polri melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB pimpinan Purom Wenda, dan tidak mengganggu aktifitas masyarakat setempat, Sabtu 10/11/2018.
“Saya meminta kepada tokoh, dan elit politik untuk tidak menyebarkan berita-berita bohong, karena situasi di Lanny Jaya sangat kondusif, saya bersama Kapolda Papua juga sudah mengunjungi distrik Balingga, masyarakat di sana mengaharapkan aparat TNI dan Polri tidak meninggalkan Balingga sampai Purom ditangkap,” terangnya.
Lebih lanjut, Christian mengatakan masyarakat mendukung aparat keamanan untuk berada di Lanny jaya khususnya di Balingga, karena selama ini mereka selalu diintimidasi dan mengalami kekerasan dari Purom Wenda dan kelompoknya.
“Jadi, saya tegaskan kepada seluruh elemen masyarakat dan elit politik untuk tidak membuat gaduh soal Lanny Jaya, situasi dijamin aman oleh aparat TNI dan Polri, jangan lagi ada yang mengatakan masyarakat di Lanny Jaya ketakutan dengan adanya operasi militer, itu tidak benar, yang ada adalah penegakanhukum terhadap Purom Wenda” tegasnya.
Mari kita bangun situasi yang aman dan kondusif, jangan membuat gaduh situasi melalui media-media, rapat-rapat tertutup tidak penting, ajak demo untuk tarik TNI dan Polri dari Lanny Jaya apakah kalian berada di Lanny Jaya?, Ungkapnya.
“Masyarakat yang berada di luar Lanny Jaya tidak perlu kwatir dan cemas, aktifitas masyarakat sampai saat ini berjalan normal, baik di Perkantoran maupun di Pasar, TNI dan Polri tidak mengganggu aktifitas warga, mereka melakukan pengejaran terhadap KKB”
Sekda yang dikonfirmasi mengatakan bahwa tidak ada warga merasa ketakutan atas kehadiran TNI dan Polri di Lanny Jaya, TNI dan Polri melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB pimpinan Purom Wenda, dan tidak mengganggu aktifitas masyarakat setempat, Sabtu 10/11/2018.
“Saya meminta kepada tokoh, dan elit politik untuk tidak menyebarkan berita-berita bohong, karena situasi di Lanny Jaya sangat kondusif, saya bersama Kapolda Papua juga sudah mengunjungi distrik Balingga, masyarakat di sana mengaharapkan aparat TNI dan Polri tidak meninggalkan Balingga sampai Purom ditangkap,” terangnya.
Lebih lanjut, Christian mengatakan masyarakat mendukung aparat keamanan untuk berada di Lanny jaya khususnya di Balingga, karena selama ini mereka selalu diintimidasi dan mengalami kekerasan dari Purom Wenda dan kelompoknya.
“Jadi, saya tegaskan kepada seluruh elemen masyarakat dan elit politik untuk tidak membuat gaduh soal Lanny Jaya, situasi dijamin aman oleh aparat TNI dan Polri, jangan lagi ada yang mengatakan masyarakat di Lanny Jaya ketakutan dengan adanya operasi militer, itu tidak benar, yang ada adalah penegakanhukum terhadap Purom Wenda” tegasnya.
Mari kita bangun situasi yang aman dan kondusif, jangan membuat gaduh situasi melalui media-media, rapat-rapat tertutup tidak penting, ajak demo untuk tarik TNI dan Polri dari Lanny Jaya apakah kalian berada di Lanny Jaya?, Ungkapnya.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Soal Lanny Jaya, Elit Politik Jangan Sebar Berita Bohong . Silahkan membaca berita lainnya.