Kondisi Bangunan Gereja GIDI Klasis Sawu Merauke Mulai Rusak
Metro Merauke – Meskipun kondisi bangunan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Klasis Sawu Merauke yang beralamat di daerah Kuda Mati, Kelurahan Kamundu mulai rusak, namun jemaat tetap menggunakan untuk ibadah setiap hari Minggu.
Demikian disampaikan salah seorang Jemaat GIDI Merauke, Mesjikwa kepada Metro Merauke Kamis (13/12). Dikatakan, gereja tersebut dibangun secara swadaya oleh jemaat sejak tahun 2010 silam dan sampai sekarang masih tetap digunakan untuk ibadah.
Dikatakan, sejak tahun 2016 silam, ada bantuan dana senilai Rp 100 juta dari Pemerintah Kabupaten Merauke. Dana itu dimanfaatkan membeli sebidang tanah yang tak jauh dari gereja lama.
Selanjutnya, kata dia, sisa dana digunakan membeli material untuk pengerjaan fundasi. Pada tahun 2017, ada bantuan dana lagi dari pemerintah setempat Rp 100 juta.
“Kami gunakan menyelesaikan sisa fondasi dan membeli material lain seperti batu dan pasir guna pengerjaan dindingnya,” kata dia.
Dalam tahun 2018, menurutnya, ada alokasi anggaran lagi dari Pemkab Merauke Rp 100 juta.
“Kami sedang gunakan menyelesaikan dinding bangunan dan sedikit lagi akan dirampungkan,” ujarnya.
Hanya saja, jelas dia, masih ada beberapa pekerjaan lain seperti plafon maupun atap seng yang belum dikerjakan, lantaran keterbatasan anggaran.
“Mudah-mudahan ada bantuan dari donatur lain, agar bangunan gereja baru segera diselesaikan dan dapat digunakan untuk ibadah hari Minggu maupun hari besar lainnya,” pinta dia.
Ditambahkan, panitia tak bisa mengharapkan banyak dari jemaat yang jumlahnya sekitar 130 kepala keluarga, mengingat mereka juga tak memiliki pendapatan tetap setiap bulan. (LKF)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Kondisi Bangunan Gereja GIDI Klasis Sawu Merauke Mulai Rusak . Silahkan membaca berita lainnya.