Lahan Eks Pasar Swadaya Bakal Diubah Jadi Pusat Perbelanjaan
TIMIKA,TimeX
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika pada tahun anggaran 2019 bakal merubah lahan kosong eks Pasar Swadaya di Jalan Yos Sudarso yang ditinggalkan begitu saja selama beberapa tahun lalu pasca kebakaran menjadi pusat perbelanjaan.
Konsep ini berubah dari tahun 2018 lalu yang merencanakan ingin menjadikannya sebagai taman kota. Namun sanyang konsep tersebut tidak terealisasi hingga sekarang lantaran tidak adanya alokasi dana dari APBD 2018, serta kurangnya respons dan dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mimika terkait. Padahal penataan menjadi taman kota sejalan dengan program Mimika smart city (kota cerdas) sangat berhubungan dengan penataan lingkungan hidup.
Perubahan konsep penataan lahan eks Pasar Swadaya menjadi pusat perbelanjaan di 2019 dikatakan Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding kepada Timika eXpress usai memimpin apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Rabu (30/1).
“Pemerintah kemba
Foto: Ricky/TimeX
Marthen Paiding
li berkomitmen merubah lokasi eks Pasar Swadaya karena selama ini hanya dijadikan sebagai Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara, dan akan kita rubah jadi pusat perbelanjaan atau kawasan perekonomian,” kata Marthen.
Ia beralasan perubahan konsep dari taman kota menjadi pusat perbelanjaan karena eks Pasar Swadaya merupakan kawasan aktifitas roda perekonomian Kota Timika.
“Karena lokasi eks Pasar Swadaya dekat toko-toko besar, sehingga konsepnya kita jadikan pusat perbelanjaan,” tandasnya.
Ia pun berharap rencana brilian Pemkab Mimika ini benar-benar diwujudnyatakan di tahun ini.
Menanggapi hal ini Ketua Komisi A DPRD Mimika Saleh Alhamid kepada Timika eXpress di ruang kerjanya pada Rabu (30/1) mengapresiasi rencana Pemkab Mimika tersebut.
Bahkan politisi Hanura ini mengkritisi banyak program termasuk Mimika smart city masih belum nampak dan juga wacana Mimika meraih Adipura di tahun ini sebelum penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.
Menurutnya, dalam program smart city, Mimika termasuk salah satu dari 25 kabupaten/kota di Indonesia yang terpilih sejak 2017 lalu.
Namun, program ini belum mendapat respons dan dukungan maksimal dari OPD lingkup Pemkab Mimika.
Ia berharap Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang ditunjuk sebagai leading sector (Sektor Terkemuka) oleh Kemenkominfo dalam mengimplementasikan smart city, harus ekstra kerja keras menjaring semua OPD yang ada.
“Seluruh OPD harus mendukung mulai dari assessment tahapan perencanaan yang matang dengan mengikuti perkembangan dan kesiapan daerah dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam menerapkan smart city,” katanya.
Seperti yang pernah dikritisi Kadiskominfo Mimika, Dionisius Mameyau pada pertemuan terakhir 31 Agustus lalu dipimpin Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang, bahwa ada beberapa OPD teknis yang sudah diberi tanggung jawab merealisasikan gerakan menuju Mimika Smart City, namun belum ada respons.
Salah satu contohnya pembuatan master plan terkait konsep rancangan membangun taman kota secara sederhana pada 2018 tidak terwujud.
Termasuk Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga disoroti terkait pengawasan soal jam buang sampah oleh masyarakat.
Yang terlihat saat ini tidak ada petugas Satpol PP yang stand by di setiap TPS mengawasi penetapan jadwal pembuangan sampah.
Padahal sesuai kesepakatan rapat bersama, Satpol PP nyatakan siap menjalankan tanggung jawab tersebut.
Dengan menerima penghargaan Mimika Smart City Award 2017 tanggal 15 Nopember tahun lalu, tentunya tidak ada alasan dari OPD terkait tidak mendukung program smat city.
Bahkan, setelah diresmikannya aplikasi Lapor Akai Meno menuju Mimika Smart City, aplikasi yang harusnya menjadi sentra informasi dan pusat laporan permasalahan secara online langsung kepada instansi terkait pembangunan, ini pun belum maksimal.
Tentu semuanya ini menjadi ‘PR’ (pekerjaan rumah) Pemkab Mimika untuk merampungkannya pada tahun ini guna mensukseskan dan memberi kesan positif pada perhelatan akbar PON 2020 nanti. (a32/tim)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Lahan Eks Pasar Swadaya Bakal Diubah Jadi Pusat Perbelanjaan . Silahkan membaca berita lainnya.