Pembayaran Honor Guru Paud di Kampung Tambat Tersendat-sendat
Metro Merauke – Kepala Sekolah PAUD di Kampung Tambat, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Yakobus Yatmop mengungkapkan, pembayaran honor empat guru di sekolah tersebut, tersendat-sendat. Padahal setiap bulan mereka hanya mendapatkan Rp 300 ribu/bulan.
Hal itu disampaikan Yakobus kepada Metro Merauke Senin (28/1).
“Memang empat guru itu, hanya mengharapkan perhatian dari pemerintah kampung dengan dana desa yang disisihkan untuk diberikan sebagai insentif,” ujarnya.
Honor yang diterima setiap guru, menurutnya, tidak rutin tiap bulan. Tetapi kadang enam bulan sekali baru dibayar. Meski begitu, para guru tetap melaksanakan tugas serta tanggungjawab sebagaimana biasa.
Menyangkut jumlah anak didik, Yakobus mengaku sekitar 150 anak. Hanya saja, yang datang ke sekolah sekitar 50-an saja. Itu karena kurangnya kesadaran orangtua menghantar anak untuk dibimbing dari usia dini.
Ditambahkan, beberapa kali pihaknya telah bersuara kepada pemerintah meminta agar honor guru PAUD di kampungnya diperhatikan, namun tak kunjung diresponi sampai sekarang. (LKF)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pembayaran Honor Guru Paud di Kampung Tambat Tersendat-sendat . Silahkan membaca berita lainnya.