Polda Dalami Jaringan Mafia Kayu di Papua
Metro Merauke – Kepolisian Daerah (Polda) Papua kini mendalami kemungkinan adanya jaringan mafia kayu di Papua, pasca kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Kepala Dinas Kehutanan Papua, JJO dan disitanya puluhan kontainer kayu di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan dan di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
“Rangkaian benang merahnya sedang didalami, keterkaitan dengan beberapa orang di dalamnya atau kemungkinan tersangka lainnya,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal, Selasa (29/01).
Menurutnya, kasus illegal logging (pembalakan liar) tidak berdiri sendiri, namun melibatkan berbagai pihak. Mulai dari mereka yang bekerja di lapangan, terkait administrasi hingga pemilik modal (pengusaha).
“Pemilik modal inikan banyak. Ada di Jayapura, Makassar, Pulau Jawa, dan Surabaya. Ini juga jadi pertimbangan Bareskrim Mabes Polri (mengambil alih kasus dugaan pemerasan yang melibatkan JJO),” ujarnya.
Katanya, alasan lain Bareskrim Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus pemerasan yang melibatkan JJO dan berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap FT, lantaran diduga ada keterkaitan dengan kasus lainnya.
“Dari kasus ini ada beberapa kasus lain, terkait penangkapan kayu yang kini ditangani TNI AL di Makassar dan Surabaya. Ini juga pertimbangan. Komunikasinya akan lebih cepat kalau kasus sebesar ini ditangani Bareskrim,” ucapnya. (Arjuna P/Redaksi)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Polda Dalami Jaringan Mafia Kayu di Papua . Silahkan membaca berita lainnya.