-->

Cintai Lingkungan, Pelaku Usaha Di Jayapura Tak Sediakan Kantong Plastik

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Cintai Lingkungan, Pelaku Usaha Di Jayapura Tak Sediakan Kantong Plastik. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Terapkan instruksi Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai kantong belanja bagi para pembeli. Para pelaku usaha di kota Jayapura tidak lagi menyediakan kantong plastik/kresek.

Hal itu salah satunya sudah dilakukan disalah satu toko di kota Jayapura yakni toko Walessi. Menurut salah satu penjaga toko Walessi mengatakan saat ini toko Wallesi telah menempelkan kertas di kasir bertuliskan “mohon maaf kami tidak menyediakan kantong kresek.

“Maaf kami sudah tidak menyediakan kantong plastik untuk mengisi barang belanjaan pembeli,” kata Nunung, salah satu penjaga toko Walessi.

Nunung meminta kepada para pembeli agar membawa kantong alternatif pengganti kantong plastik dari rumahnya sebelum ke tempat perbelanjaan.

Menurut dia, pihaknya hanya mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Wali Kota Jayapura.

“Kami hanya ikut aturan dari Wali Kota Jayapura bahwa mulai 1 Februari para pelaku usaha di semua tempat usaha tidak lagi menyediakan kantong untuk pembeli,” ujarnya.

Mulai 1 Februari 2019 pelaku usaha di Kota Jayapura dilarang menggunakan atau menyediakan kantong plastik ditempat usahanya, seperti di pusat perbelanjaan, rumah sakit atau rumah makan.

Larangan penggunaan kantong plastik berdasarkan instruksi Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano Nomor 1 Tahun 2019 tentang penerapan penggunaan kantong belanja alternatif pengganti kantong plastik di Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, meminta warganya untuk membawa noken-tas asli Papua jika ingin berbelanja.

“Warga juga bisa membawa keranjang atau kantong belanja lain yang bukan terbuat dari plastik jika ingin berbelanja,” kata Benhur.


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Cintai Lingkungan, Pelaku Usaha Di Jayapura Tak Sediakan Kantong Plastik . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel