Pemkab Mimika Kucurkan Biaya Pendidikan 1.158 Mahasiswa
TIMIKA, TimeX
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika pada 2018 mengucurkan bantuan biaya pendidikan kepada 1.158 mahasiswa asli Papua yang kini menempuh pendidikan pada 15 kota studi di Indonesia maupun di luar negeri.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Pemkab Mimika, Hengky Amisim kepada wartawan di salah satu cafe di Timika, Rabu (14/11), mengatakan, jajarannya sudah mengajukan permintaan pembayaran bantuan pendidikan 1.158 mahasiswa tersebut ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Diharapkan dalam waktu dekat bantuan tersebut segera ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa, karena berkas dan data mahasiswanya sudah diajukan ke BPKAD sejak pekan lalu.
Ia menyatakan, dari 1.158 mahasiswa penerima bantuan dari Pemkab Mimika itu, terdata 386 orang merupakan mahasiswa asal Suku Amungme dan Kamoro yaitu dua suku asli di Mimika. Sisanya berasal dari suku-suku Papua lainnya.
Dimana pengelolaan dana bantuan biaya pendidikan para mahasiswa Mimika yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua, sebelumnya ditangani Bagian SDM, dan tahun ini sudah dialihkan.
Alokasi bantuan yang diterima setiap mahasiswa berbeda. Mahasiswa asal Suku Amungme dan Kamoro menerima alokasi bantuan lebih besar dari mahasiswa dari suku lainnya.
Demikianpun dari sisi jenjang pendidikan, mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan di luar negeri dan program magister menerima bantuan lebih besar dibanding mahasiswa dalam negeri maupun jenjang pendidikan Strata Satu (S1).
“Bantuan ini kiranya meringankan beban dan memotivasi mahasiswa di kota studi masing-masing untk lebih semangat menyelesaikan pendidikan jenjang perguruan tinggi,” ujar Hengky.
Bagian SDM Pemkab Mimika, katanya, sudah melakukan verifikasi atau pendataan mahasiswa penerima bantuan dengan mendatangi kota-kota studi dan kampus-kampus, termasuk di luar Papua.
Setiap mahasiswa yang mendapat bantuan pendidikan, wajib menyerahkan bukti asli Kartu Hasil Studi (KHS) dari kampus masing-masing.
Dari data yang diterima Bagian SDM Pemkab Mimika, katanya, ditemukan masih banyak mahasiswa asal Mimika yang kurang menunjukkan prestasi akademis yang bagus.
“Ada banyak yang Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya jauh di bawah standar. Kami sayangkan karena kalau tuntut hak mereka hebat, sementara tidak dibarengi dengan tanggung jawab kuliah dengan nilai memuaskan,” kata Hengky.
Dari prestasi akademis yang rendah, bahkan ada mahasiswa penerima bantuan yang sudah tidak terdaftar di kampus, oleh pihaknya sudah dicoret.
“Makanya tahun ini yang terakhir bagi mahasiswa yang prestasinya dibawah standar. Kita akan fokus pada mahasiswa yang prestasinya gemilang,” tegasnya.
Pasalnya, temuan dari hasil monitoring Bagian SDM, ada sebagian mahasiswa penerima bantuan pendidikan juga tercatat menerima bantuan yang sama dari sejumlah kabupaten di wilayah pedalaman Papua.
Ke depan, Hengky berharap dilakukan koordinasi antara kabupaten di Papua untuk menertibkan data mahasiswa penerima bantuan pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih. (san)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemkab Mimika Kucurkan Biaya Pendidikan 1.158 Mahasiswa . Silahkan membaca berita lainnya.