-->

Simon Tegaskan Pemotong Pipa Konsentral Bukan Pendulang

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Simon Tegaskan Pemotong Pipa Konsentral Bukan Pendulang. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Foto: Google

BOCOR – Semburan konsentrat keluar dari bocoran pipa penyalur konsentrat di area dulang PTFI.

 

TIMIKA,TimeX

Simon Rahajaan Ketua Forum Komunitas Pendulang Kabupaten Mimika menegaskan aksi pemotongan pipa konsentrat milik PT Freeport Indonesia bukan dilakukan oleh pendulang seperti yang dituduhkan selama ini melainkan ada tiga kelompok tertentu.

Simon membantah tuduhan ini dalam Focus Group Discussion (FGD) Dinamika Masyarakat Pendulang di Kabupaten Mimika yang berlangsung di Resto dan Hotel Cenderawasih 66 pada Jumat ( 23/11).

Di hadapan Ausilius You Sekda Mimika, AKBP Agung Marlianto Kapolres Mimika dan Achmad Didi Ardianto EVP HR-IR PTFI serta peserta FGD, Simon mengaku mengetahui baik siap pelaku pemotong pipa dari ketiga kelompok itu. Namun dirinya takut menyebutkan alasan faktor jaminan keamanan bagi mereka di lapangan.

“Kami tahu siapa pelakunya tapi kami mau sampaikan ke siapa? Karena kami takut bagaimana dengan keamanan kami sendiri,” tuturnya.

Menyikapi atas pernyataan Simon itu Agung Marlianto menegaskan meskipun tidak disebutkan identitas dalam pertemuan dirinya siap memberikan tindakan tegas kepada pelaku. “Kita akan tindak tegas, walaupun tidak disebutkan dalam rapat tadi. Tetapi nanti mereka sebutkan dan sampaikan ke kami,” ungkap Agung kepada media ini saat ditemui di Hotel dan Resto Cenderawasih 66, Jumat (23/11).

Agung menegaskan perbuatan memotong pipa itu sudah merugikan pihak PT Freeport Indonesia.

“Jadi nanti mereka akan sampaikan, dan tunjukan orang-orang, atau katakanlah kelompok ini berkedok sebagai pendulang. Tetapi ternyata tidak mendulang namun melakukan hal lain. Ini sangat kita antisipasi,” ungkapnya. (tan)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Simon Tegaskan Pemotong Pipa Konsentral Bukan Pendulang . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel