Stok Baru Tiba, Warga Dekai Antri Bensin di APMS dari Subuh
DEKAI, SUARAPAPUA.com — Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat sedang antri panjang di depan Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) Kaluku Mas Dekai Yahukimo. Beberapa warga terlihat duduk di atas kendaraanya masing-masing sambil memegang jerigenya pada hari Senin (12/11/2018) siang.
Beberapa warga menggunakan payung dan daun pisang untuk melindungi diri dari teriknya matahari.
Menurut Yali Sobolim, seorang warga warga yang ikut mengantri, antrian sudah dimulai sejak jam 04:00 subuh. APMS baru buka jam 07:00 pagi.
“Orang-orang datang antri dari jam empat subuh. Mereka datang lalu kasih tinggal motor dan jerigen lalu pulang lagi, tapi kalau rumah yang jauh macam di jalan gunung, kilo dua, kilo enam, itu disini dari pagi dan dapat bensin baru pulang,” ungkapnya.
Sementara itu Sepi, warga yang tinggal jauh dari APMS mengatakan walaupun dirinya tinggal jauh namun bermalam di APMS sebab di luar tidak ada yang menjual premium eceran.
“Di luar kosong. Orang-orang pendatang tidak ada yang jual, yang jual orang Papua tapi harganya dari tiga puluh ribu, lima puluh, enam puluh, sampai seratus ribu perliter,” katanya.
Dari pantauan suarapapua.com, ternyata fenomena ini diakibatkan oleh karena stok yang belum masuk.
“Semalam minyak tanah baru masuk. Sudah satu bulan lamanya minyak tanah tidak masuk karena air sungai surut sehingga tidak memungkinkan kapal pengangkut minyak sampai di pelabuhan Logbon,” ungkap warga.
Pihak APMS membenarkan bahwa memang stok premium baru masuk semalam.
“Bensin baru masuk semalam. Kuotanya 9 ton dan kami akan layani semua,” jawab Lamalaha, petugas APMS, dengan singkat.
Ia menjelaskan, karena kapal pengangkut BBM sudah sandar di dermaga logbon maka pihaknya akan layani semua. Entah itu roda dua, roda empat, dan jerigen. dan kini akan dilayani sebanyak lima belas liter per orang.
Pewarta: Ruland Kabak
Editor: Bastian Tebai
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Stok Baru Tiba, Warga Dekai Antri Bensin di APMS dari Subuh . Silahkan membaca berita lainnya.