Gubernur Minta TNI/Polri Kejar KKSB di Nduga
Jayapura, PAPUANEWS.ID – Gubernur Papua Lukas Enembe meminta aparat keamanan TNI/Polri untuk terus mengejar pelaku kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga Papua.
“TNI/Polri kejar sampai dapat pelaku pembuhunan pekerja jembatan trans Papua, tapi jangan rakyat biasa yang menjadi korban,” ungkap Gubernur Lukas Enembe kepada pers di Jayapura, Jumat (28/12/18).
Ia juga menekankan pentinganya mengamankan masyarakat setempat baru melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan selama awal Desember 2018 lalu di Nduga Papua.
Lukas Enembe juga mengapresiasi tindakan yang telah dilakukan oleh aparat keamanan di Nduga Papua dalam hal ini TNI/Polri.
“Saya sampaikan terima kasih kepada TNI/Polri yang sudah melakukan tugas pengamanan pasca kejadian di Distrik Mbua dan Yigi,” ujarnya.
Sebelumnya, insiden penyerangan 31 pekerja PT Istaka Karya oleh KKSB di Nduga Papua dan menyebabkan 17 orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka.
Kodam XVII/Cendrawasih menegaskan, kelompok Egianus Kogoya diduga kuat menjadi dalang serangan terhadap 31 pekerja di Nduga. Selama ini, baik polisi dan TNI menganggap kelompok Egianus Kogoya sering melakukan aksi penyerangan.
Jauh sebelumnya, kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya melakukan penyerangan terhadap lapangan terbang di Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Gubernur Minta TNI/Polri Kejar KKSB di Nduga . Silahkan membaca berita lainnya.