-->

Pak HAM Papua Minta Negara Tindak Pelaku Kekerasan di Nduga

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pak HAM Papua Minta Negara Tindak Pelaku Kekerasan di Nduga. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Nduga, PAPUANEWS.ID – Direktur perhimpunan advokasi kebijakan (PAK) HAM Provinsi Papua Mathius Murib meminta negara hadir di daerah untuk memproses hukum pelaku kekesaran di Kabupaten Nduga, Sawal Desember lalu.

“Sekaligus mewakili rekan-rekan pembela HAM di Indonesia, saya ingin menyampaikan pertama menyangkut peristiwa yang terjadi pada 1 dan 2 Desember lalu, itu kita sesali, kita kutuk dan tolak, karena pada prinsipnya kami menolak kekerasan,” tuturnya.

Mantan komisioner HAM Provinsi Papua itu juga sedang melaksanakan investigasi kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut karena hidup merupakan hak dasar yang diberikan Tuhan jadi negara harus memastikan dan melindunginya.

“Tapi sayangnya dan kita sesalkan peristiwa kekerasan di Nduga sudah terjadi, dan karena itu kita semua bertanggung jawab untuk mendorong agar memproses hukum siapapun pelakunya, tanpa tebang pilih sesuai sistem hukum di negara ini,” tegasnya.

Menurutnya, di negara demokrasi ini berdasarkan atas hukum, bukan azas yang lain. Jadi pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Ini bukan negara baku tembak dan lainnya, ini negara hukum. Aparat kita harus diberikan kesempatan secara profesional untuk bekerja, sehingga pihak yang melakukan kekerasan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum dimuka umum,” ujarnya.

Disinggung mengenai ritual adat panah babi di Mbua oleh para tokoh adat yang disaksikan oleh tokoh agama, pemuda dan pihak TNI dan Polri, Murib mengapresiasianya.

“Yang penting dan kami apresiasi dan sesuatu yang ditunggu-tunggu pada 24 Desember ini ada proses secara adat yang sangat sakral di suku Nduga dan pegunungan tengah Papua pada umunya. Jadi, pesta bunuh babi, bakar batu dan makan bersama, adalah memiliki nilai tinggi sekali dan proses itu terjadi hari ini,” paparnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Danrem 172/PWY dan Dandim 1702/JWY yang berupaya mengembalikan situasi damai di Mbua.

“Saya apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan gereja di sini, bersama pemerintah yang diwakili Pak Danrem 172/PWY dan Pak Dandim 1702/JWY yang sudah melakukan inisiatif untuk lakukan hal ini. Ini momentum yang sangat baik dan strategis, karena tujuan Natal itu adalah damai, apalagi hal ini dilaksanakan di Mbua, yang mewakili Yigi dan Mapenduma,” tambahnya.

Sementara itu, tentang pembangunan jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga, Murib mengatakan agar semua pihak duduk bersama dan menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga masyarakat juga dapat merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pak HAM Papua Minta Negara Tindak Pelaku Kekerasan di Nduga . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel