Tommy Soeharto Tidak Pernah Meminta Gelar Anak Adat
Metro Merauke – Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Papua, Bertus Kogoya mengatakan, Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soharto tidak pernah meminta diberikan gelar anak adat oleh suku Sentani, Kabupaten Jayapura yang ada di Kampung Yoboi, Simporo, dan Babrongko.
Ia mengatakan, Tommy Soharto sendiri tidak tahu hal seperti itu. Namun para tokoh adat dan masyarakat adat tiga kampung yang berinisiatif memberikan gelar anak adat kepada putra mantan Presiden Soeharto itu.
“Pak Tommy ini anak negarawan, anak salah satu tokoh bangsa. Entah apa maksud masyarakat adat memberikan gelar itu. Jadi jangan salahkan Pak Tommy, tapi yang memberikan gelar itu harus mengevaluasi kembali. Kami perlu luruskan ini,” kata Bertus Kogoya, Kamis (20/12/2018).
Menurutnya, setiap daerah termasuk di Papua, memiliki adat masing-masing, baik wilayah di pesisir maupun pegunungan, namun satu dan lainnya sama nilainya.
“Kami orang gunung juga bisa angkat Pak Tommy sebagai anak adat. Saya bisa angkat beliau sebagai panglima perang, karena saya juga anak kepala suku,” ujarnya.
Ia mengatakan, hal tersebut perlu diluruskan agar publik tak salah menilai dan sorotan hanya ditujukan kepada Tommy Soeharto, padahal mungkin beberapa kepala suku, tokoh adat di kampung itu melihat Tommy sebagai sosok yang layak mendapat posisi tersebut.
“Jadi pengangkatan anak adat itu bukan karena Pak Tommy yang minta, tapi keinginan masyarakat. Kalau mau sesuatu dari Pak Tommy, mereka harus mengatakan yang sebenarnya. Mereka harus mengklarifikasi hal itu, karena Pak Tommy ini salah satu caleg DPR RI dapil Papua, jangan dikaitkan dengan kepentingan politik,” ucapnya.
Kata Bertus Kogoya, mungkin ada maksud tertentu di balik pihak yang memberikan gelar anak adat kepada Tommy Soharto. Namun pihaknya tak akan tinggal diam jika karena ada kepentingan tertentu, sehingga Tommy disoroti dan diposisikan sebagai pihak yang bersalah.
“Mungkin mereka ini mau manfaatkan Pak Tommy. Tapi saya ingatkan jangan sampai menimbulkan hal-hal kurang baik,” katanya.
Ia meminta semua pihak tidak mempertanyakan dan mempolitisir mengapa Tommy Soeharto sering berkunjung ke Papua, juga tidak selalu menyinggung masa lalu. Tommy Soeharto justru ingin membalikkan hal itu, dengan berbuat baik dan membangun masyarakat Papua.
“Kami DPW mendukung perjalanan beliau (Pak Tommy) ke Papua. Beliau mempunyai program yang baik, dengan pola yang baru untuk membawa orang asli Papua ke arah lebih baik,” katanya. (Arjuna P/Redaksi)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Tommy Soeharto Tidak Pernah Meminta Gelar Anak Adat . Silahkan membaca berita lainnya.