Bulog Timika Tunggu Pagu Alokasi Rastra 2019
pada tanggal
Tuesday, 15 January 2019
Edit
Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Bulog Timika Tunggu Pagu Alokasi Rastra 2019. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Kepala Seksi Logistik Timika Sulaimi, Senin (14/1) mengatakan alokasi rastra 2019 belum bisa diketahui dan diharapkan dalam waktu dekat surat keputusan penetapan pagu alokasi rastra tersebut sudah bisa diterima.
"Sampai sekarang kami belum terima itu sehingga kita tidak mengetahui berapa banyak ton rastra yang akan kami salurkan di Kabupaten Mimika maupun di Kabupaten Puncak tahun ini," jelas Sulaimi.
Pada 2018, katanya, Bulog Timika menyalurkan lebih dari 12 ribu ton rastra serta beras jatah ASN, TNI dan Polri di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak.
Khusus di Mimika, katanya, penyaluran beras bulog setiap bulan mencapai sekitar 700 ton dengan perincian sebanyak 372 ton untuk rastra dan 350 ton untuk ASN dan TNI-Polri.
Sementara jatah rastra yang disalurkan ke Kabupaten Puncak sebanyak 205 ton dan untuk beras jatah PNS, TNI-Polri sebanyak 40 ton.
Selain menyalurkan rastra di Mimika, Kantor Seksi Logistik Timika juga menangani penyaluran rastra Kabupaten Puncak.
Setiap tahun Bulog harus mengalokasikan dana puluhan miliar untuk membiayai transportasi pesawat terbang pengangkut rastra dari Timika ke Ilaga ibu kota Kabupaten Puncak.
"Kendala utama pengangkutan Rastra ke Puncak itu ya karena biaya transportasinya sangat mahal. Biaya carter pesawat itu ditanggung penuh oleh Bulog. Setahun bisa menghabiskan dana sekitar Rp 23 miliar dengan asumsi Rastra yang diangkut sekitar 1.000 ton," ujar Sulaimi.
Pengiriman Bansos Rastra ke Kabupaten Puncak ditangani oleh perusahaan Jasa Prima Logistik (JPL) selaku anak perusahaan Perum Bulog. (Antara)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bulog Timika Tunggu Pagu Alokasi Rastra 2019 . Silahkan membaca berita lainnya.
![]() |
| Kepala Kantor Seksi Logistik Timika, Sulaimi.(Foto-Ant) |
SAPA (TIMIKA) - Jajaran Kantor Seksi Logistik (Bulog) Timika, Papua masih menunggu surat keputusan penetapan pagu alokasi beras untuk masyarakat prasejahtera (rastra) 2019.
Kepala Seksi Logistik Timika Sulaimi, Senin (14/1) mengatakan alokasi rastra 2019 belum bisa diketahui dan diharapkan dalam waktu dekat surat keputusan penetapan pagu alokasi rastra tersebut sudah bisa diterima.
"Sampai sekarang kami belum terima itu sehingga kita tidak mengetahui berapa banyak ton rastra yang akan kami salurkan di Kabupaten Mimika maupun di Kabupaten Puncak tahun ini," jelas Sulaimi.
Pada 2018, katanya, Bulog Timika menyalurkan lebih dari 12 ribu ton rastra serta beras jatah ASN, TNI dan Polri di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak.
Khusus di Mimika, katanya, penyaluran beras bulog setiap bulan mencapai sekitar 700 ton dengan perincian sebanyak 372 ton untuk rastra dan 350 ton untuk ASN dan TNI-Polri.
Sementara jatah rastra yang disalurkan ke Kabupaten Puncak sebanyak 205 ton dan untuk beras jatah PNS, TNI-Polri sebanyak 40 ton.
Selain menyalurkan rastra di Mimika, Kantor Seksi Logistik Timika juga menangani penyaluran rastra Kabupaten Puncak.
Setiap tahun Bulog harus mengalokasikan dana puluhan miliar untuk membiayai transportasi pesawat terbang pengangkut rastra dari Timika ke Ilaga ibu kota Kabupaten Puncak.
"Kendala utama pengangkutan Rastra ke Puncak itu ya karena biaya transportasinya sangat mahal. Biaya carter pesawat itu ditanggung penuh oleh Bulog. Setahun bisa menghabiskan dana sekitar Rp 23 miliar dengan asumsi Rastra yang diangkut sekitar 1.000 ton," ujar Sulaimi.
Pengiriman Bansos Rastra ke Kabupaten Puncak ditangani oleh perusahaan Jasa Prima Logistik (JPL) selaku anak perusahaan Perum Bulog. (Antara)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bulog Timika Tunggu Pagu Alokasi Rastra 2019 . Silahkan membaca berita lainnya.
