Suhu Cuaca Panas, PLN Timika Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
Timika, PAPUANEWS.ID – PLN Cabang Timika terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir di wilayah kota dan sekitarnya. Hal itu sengaja dilakukan karena, di Timika terjadi peningkatan panas cuaca yang dapat menyebabkan kemampuan mesin diesel pembangkit listrik milik PLN Timika melemah hingga menyebabkan kerusakan.
Manajer PLN Cabang Timika, Salmon Kareth mengatakan, sejak Oktober 2018 hingga saat ini, suhu udara di Kota Timika dan sekitarnya sangat panas. Sehingga dari sisi teknis akan menyebabkan kemampuan mesin tidak mampu bertahan lama dalam beroperasi.
“Temperatur di PLTD sendiri sudah mencapai 60 derajat celcius. Ditambah kondisi diluar 40 – 48 derajat celcius. Sehingga suhu panas di dalam sangat tinggi yang menyebabkan mesin tidak mampu bertahan,” kata Salmon saat dihubungi seputarpapua.com, Selasa (8/1).
Untuk itu, lanjut Salmon, pihaknya terpaksa mematikan sebagian mesin untuk menjaga mesin jangan sampai rusak karena terlalu panas. Mematikan sebagian mesin pembangkit listrik tentukan berdampak pada ketersediaan tenaga listrik sehingga terjadi pemadaman bergilir.
“Kalau malam hari pemadaman akan berkurang dibandingkan siang hari,” ujarnya.
“Mesin di PLTD memiliki daya 27 MW. Namun tidak bisa sepenuhnya digunakan, karena harus dikurangi, sehingga daya yang digunakan 24 MW. Tujuannya untuk mempertahankan kondisi mesin,” terangnya.
Salmon berharap masyarakat Mimika mamahami kondisi yang terjadi, bukan mau PLN tetapi memang karena kondisi alam.
“Kami harap kondisi panas ini segera berakhir, sehingga semuanya bisa kembali normal. Sekali lagi kami minta pengertian dan perhatian dari masyarakat,” tuturnya.
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Suhu Cuaca Panas, PLN Timika Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir . Silahkan membaca berita lainnya.