Anggaran Pemilu 2019 di Mimika Rp35 Miliar
TIMIKA,TimeX
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Bawaslu dan TNI-Polri, pada Sabtu (24/2) menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait pengelolaan anggaran Pemilu 2019 di Mimika.
foto: Ist./TimeX
TANDATANGAN-Penandatanganan NPHD oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng (kiri) dan Ketua Bawaslu Jonas Janampa disaksikan Kapolres Mimika AKPB Agung Marlianto, Penjabat Sekda dan beberapa kepala OPD Mimika.
Tandatangan yang berlangsung di Hotel Luminor, Jalan Pecenongan, Jakarta disetujui besaran anggaran pratahapan dan anggaran tahapan dengan total Rp35 miliar.
Dari Rp35 miliar, KPU Mimika menerima Rp22,5 miliar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mimika Rp3,3 miliar, dan dana pengamanan Polri-TNI Rp9,2 miliar.
Sebelum penandatangan NPHD, baik KPU, Bawaslu dan TNI-Polri mengajukan dana bantuan dengan jumlah yang bervariasi.
Total awal dana yang diajukan empat lembaga ini mencapai Rp44,7 miliar. Mengingat estimasi anggaran terlampau besar, sementara masih banyak kepentingan daerah, termasuk persiapan jelang PON 2020, dimana Mimika ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah, maka Pemkab Mimika melakukan rasionalisasi.
“Sebelumnya, KPU Mimika mengajukan Rp25 miliar, Bawaslu Rp5 miliar. Sedangkan Kodim 1710 Rp2,3 miliar, dan Polres Mimika dari permintaan hanya disetujui Rp6,7 miliar,”
Demikian diungkapkan Penjabat Sekda Mimika, Marthen Paiding saat dikonfirmasi Timika eXpress via ponselnya, Minggu (24/2) malam.
Kata Marthen, penandatangan NPHD untuk pencairan dan pengelolaan dana dilakukan oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Ketua KPU Indra Ebang Ola, Ketua Bawaslu Yonas Yanampa dan Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto.
Hadir pula Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding, Kepala Bappeda Simon Mote, Kepala Bapenda Dwi Cholifah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Marthen Malisa, serta Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Mimika, Sihol Parningotan.
Marthen menjelaskan, bahwa Pemkab Mimika tidak dapat mengakomodir seluruh pengajuan, sebab prioritas daerah juga mengarah pada rencana pembangunan infrastruktur penunjang PON 2020 mendatang, sebab sebagai tuan rumah, Mimika akan mempertandingkan 9 cabang olahraga (Cabor).
“Dana hibah Pemilu yang kita salurkan itu kurang dari jumlah yang diusulkan. Mau bagaimana lagi karena fokus anggaran juga untuk persiapan PON. Harapan kita dapat digunakan sesuai tupoksi masing-masing penyelengara sesuai peraturan yang berlaku, dan perencanaan serta pengelolaan yang baik agar Pemilu tetap lancar dan sukses,”ujarnya.
Sementara Ketua KPU, Indra Ebang Ola kepada Timika eXpress via ponselnya Minggu malam, memberikan apresiasi kepada Pemkab Mimika yang telah menyetujui dana hibah untuk mensukseskan Pemilu pada 17 April mendatang.
“Dengan bantuan pemerintah untuk pentingnya penyelangaraan Pemilu karena bantuan dana APBN kepada penyelenggara tidak cukup, mengingat kondisi geografis, topografi dan situasional di Mimika,” ujarnya.
Tak pelak, Indra mengakui urusan berkaitan dengan demokrasi memang mahal.
“Kita sudah sepakat dengan dana yang telah ditandatangani hendaknya dapat diantisipasi. Untuk itu saya harap sinergitas yang sudah terjalin selama ini tetap berjalan dan saling mendukung,” harap Indra. (vis)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Anggaran Pemilu 2019 di Mimika Rp35 Miliar . Silahkan membaca berita lainnya.