-->

Generasi Milenial Harus Gunakan Teknologi untuk Kegiatan Produktif

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Generasi Milenial Harus Gunakan Teknologi untuk Kegiatan Produktif. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Wagub Jatim Buka Seminar HPN 2019

“Yang Muda yang Berkarya, Generasi Milenial Optimis Menyongsong Revolusi Media Digital” Demikian tema seminar nasional dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019. Kegiatan seminar yang diikuti kalangan pelajar SMA-SMK dan mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya, termasuk rombongan dan perwakilan dari berbagai organisasi pers di Indonesia hingga Papua itu, digelar di Lantai 24 Hotel Garden Palace, Surbaya, Jawa Timur, Kamis 7 Februari 2019, mulai pukul 09.00 WIB.

Laporan Langsung : Maurits Sadipun/Pemred TimeX dari Surabaya

Pembukaan seminar oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Syaifullah Yusuf ditandai dengan pemukulan gong.

Dalam sambutan membuka acara seminar tersebut, Syaifullah Yusuf mengatakan, HPN 2019 dengan tema “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital” menjadi momentum penguatan peran pers sebagai jembatan sekaligus ujung tombak ekonomi Kerakyatan.

“Pemilihan tema itu sejalan dengan program pemerintah dalam menunjang ekonomi sekaligus mendorong generas muda untuk berkarya,” ujarnya.

Foto: Maurits Sadipun/TimeX
SEMINAR – Seminar nasional menghadirkan narasumber pelaku usaha dan bisnis dalam rangkaian peringatan HPN 2019, Kamis (7/2).

Untuk itu ia berpesan generasi di eramilenial harus memanfaatkan teknologi digital untuk kepentingan atau kegiatan yang produktif bukan untuk ngerumpi.

Ia berharap generasi milenial harus mempersiapkan diri dan terus berkonstribusi dalam memanfaatkan teknologi di media sosial (Medsos) dalam rangka menghadapi persaingan yang makin modern terutama di era digitalisasi.

Ia menambahkan setelah melewati pesta demokrasi Pilkada 2018, dan kini menyongsong Pemilu 2019, patut berbangga sebagaimana kata Faisal Basri, kutip Syaifullah. “Bahwa kondisi negara kita hari ini tidak sebururuk yang dibayangkan sebagian orang, bahwa Indonesia akan runtuh atau punah, tidak serumit itu. Tapi juga tidak sebaik, namun kita harus berpandangan objektif, dan harus punya kesediaan untuk ambil langkah di semua bidang industri 4.0. Kita bangga meskipun negara lain seperti Jepang sudah masuk era digitalisasi 5.0,” serunya.

Ini menandahan ada sesuatu yg tidak diduga dan terduga, bahwa perkembangan teknologi lebih cepat dari yang dibayangkan.

“Misalnya mobil listrik, bisa jadi kita bisa beli mobil dan belum lunasi cicilan, mobil listrik sudah berjalan, ini seperti di India dan beberapa negara maju lainnya,” tambahnya.

Tentunya, melalui seminar yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, adalah untuk bedah seberapa jauh generasi milenial bersaing dan bisa menghaslkan produk murah.

“Saya apresiasi narasumber Mahmudi Hukumoto, asli Tulungagung yang pada awal 2000 silam merantau ke Jepang, kini menjadi pengusaha sukses dalam bisnis traveling dan kontraktor. Selain itu ada Mas Angki Trijaga yang sukses bidang games atau permainan,” ujarnya.

Dengan demikian, katanya masa depan tergantung pada generasi milenial, maka harus siap, jangan sampai teknolog hanya digunakan untuk ngerumpi daripada kegiatan produktif.

Sebab, menurut hasil penelitian, orang Indonesia adalah yang paling suka gunakan medsos, dan sayangnya belum semua untuk kegiatan produktif, melainkan kepetingan lain.

“Dari penelitian, orang Indoesia hanya bertahan tujuh menit tidak gunakan handphone, smartphone atau gadget. Sedangkan orang Eropa 3,5 jam, itu pun hanya digunakan untuk kepentingan di luar kerja. Kalau hanya pindahkan ngomong di darat ke medsos, ini menunjukan kita belum bikin sesuatu yang istimewa terhadap teknologi,” serunya.

Melalui apresiasi kegiatan yang digagas PWI, ia berharap teknologi digunakan dengan bijak sehingga lebih produktif memacu anak generasi milenial menjadi pemenang di masa mendatang.

Selain itu, produk yang nantinya dihasilkan oleh generasi milenial bisa bersaing di pasar global.

Mengapa toko-toko dewasa ini banyak tutup karena maraknya bisnis dan belanja online yang diciptakan. Dampaknya banyak PHK karyawan.

“Kami bangga karena Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah HPN 2019,” ungkap Syafullah yang akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Wakil Gubernur Jatim pada 12 Februari pekan depan.

Sementara Sekjen PWI, Mirza Zuladi mengatakan di HPN 2019 merupakan momentum perubahan-perubahan yang terus dilakukan disesuaikan dengan eranya.

“Saat ini era media digital, perlu menjadi pemahaman dan peluasan wawasan bagi generasi milenial termasuk kalangan pers dalam era digitalisasi,” katanya.

Eksistensi pers di era digitaisasi juga dituntut serta harus mampu mengatasi dan melawan berita-berita bohong atau hoax. Pers juga dituntut tampil secara berimbang, beretika dan menyejukan. Utamanya dalam memberikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang positif. Apalagi dengan dunia modern digital saat ini. (*)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Generasi Milenial Harus Gunakan Teknologi untuk Kegiatan Produktif . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel