Jenazah Korban Penembakan di Puncak Jaya Diterbangkan ke Probolinggo
Jayapura, PAPUANEWS.ID – Jenazah Sugeng Efendi, penjaga kios yang tewas ditembak kelompok separatis di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, diterbangkan ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur, Senin (4/2).
Jenazah Sugeng Efendi tiba di Bandara Mulia pukul 08.00 WIT pagi, didampingi Kapolres Puncak Jaya AKBP Ary Purwanto dan Wakilnya Kompol M. Kuswicaksono, sembari memberi dukungan moril kepada keluarga yang mengantar jenazah almarhum.
Pukul 08.45 WIT, pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan PK-YRU berangkat membawa jenazah menuju Bandara Sentani, dilanjutkan menuju Bandara Juanda Surabaya dan akan menempuh jalur darat menuju ke kampung halaman di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, untuk dimakamkan.
“Keluarga korban yang mengantar dari Mulia ke kampung halaman di Probolinggo ada 4 orang saudara yakni Solehuddin, Alfan Musofan, Sofi dan Dimas,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, dalam keterangan pers. Ia menambahkan, pada kesempatan itu salah satu dari keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian maupun pemerintah daerah yang telah mengurus jenazah hingga bisa diberangkatkan menuju ke kampung halaman.
“Mudah-mudahan ini menjadi kejadian yang terakhir kalinya terhadap manusia yang tidak berdosa seperti ini,” kata Kamal mengutip pernyataan keluarga korban.
Aparat keamanan menduga pelaku yang menembak mati Sugeng Efendi, di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pada Sabtu (2/2) lalu, merupakan anak buah Lekagak Telenggeng, kelompok separatis yang berbasis di wilayah itu. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang, ketika itu menembak korban yang tengah menjaga kios bersama seorang temannya di depan SMA Negeri 1 Mulia, sekitar dua kilometer dari pos TNI.
Salah seorang melepaskan tembakan dari jarak dekat menggunakan senjata laras pendek lalu mengenai leher korban. Korban sempat berteriak minta tolong “saya tertembak”
Setelah melakukan aksinya dan melihat korban jatuh terkapar, para pelaku saling memberikan isyarat dengan menggunakan bahasa daerah, kemudian melarikan diri ke arah gunung.
Kombes Kamal mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi dan mengamankan satu buah selongsong peluru caliber 9 mm sebagai barang bukti. “Masih dilakukan penyelidikan tentang kasus tersebut, melakukan pengejaran terhadap pelaku, sementara kasus ini telah ditangani oleh Polres Puncak Jaya,” jelas Kamal. (dw)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Jenazah Korban Penembakan di Puncak Jaya Diterbangkan ke Probolinggo . Silahkan membaca berita lainnya.