-->

Pemkab Gandeng USAID Lindungi Perempuan Dari Kekerasan

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pemkab Gandeng USAID Lindungi Perempuan Dari Kekerasan. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Pemkab Jayawijaya Gandeng USAID selenggarakan lokakarya lindungi perempuan dari kekerasan.(Foto-Antara)

SAPA (WAMENA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menggandeng Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) untuk bersama-sama menyusun rencana aksi dalam rangka memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Asisten I Sekda Jayawijaya Tinggal Wusono di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (20/2), mengharapkan pada lokakarya penyusunan rencana aksi yang dilakukan, dapat melihat kondisi sosial masyarakat yang selama ini cukup mendorong tingginya kekerasan bagi perempuan dan anak.

"Perlu dilihat kondisi sosial masyarakat, sehingga dalam merumuskan penyusunan peraturan bupati, bagaimana penyadaran terhadap masyarakat, peran masyarakat yang harus lebih kita tonjolkan, disamping memang ada tugas-tugas dari pemerintah yang harus kita lakukan," katanya.

Tinggal Wusono mengatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak memang belum dituntaskan karena kondisi sosial menyebabkan korban enggan melapor sehinga sulit ada penanganan serius.

"Kita perlu memberikan penyadaran kepada masayarakat supaya mereka ikut mendukung pemerintah agar kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak terjadi lagi," katanya.

Dia mengimbau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar bekerjasama menekan angka kekerasan terhadap ibu dan anak, sebab yang langkah-langkah yang dilakukan selama ini belum maksimal.

"Penanganan belum maksimal karena masih tarik ulur dari sisi penanganan antar instansi yang belum terpadu," katanya.

Lokakarya yang berlangsung di Gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena menghadirkan perwakilan pemerintah, USAID Bersama dan sejumlah perempuan. (Antara)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemkab Gandeng USAID Lindungi Perempuan Dari Kekerasan . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel