Kaway Ndiken: Kita Harus ‘Angkat’ Kembali Masyarakat Marind Buti
Metro Merauke – Setelah Kampung Buti telah memiliki kantor sendiri serta struktur organisasi, maka roda pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat harus segera dijalankan.
“Kita harus ‘angkat’ kembali masyarakat Marind-Buti baik dari sentuhan pelayanan dan kegiatan pembangunan lain,” pinta Wakil Ketua Bamuskam Kampung Buti, D. Kaway Ndiken kepada Metro Merauke Jumat (29/3).
Dikatakan, peran dari kepala kampung bersama aparaturnya sangat diharapkan, terutama bagaimana membangun komunikasi secara baik bersama seluruh masyarakat di kampung.
Selain itu, pintanya, dalam pengelolaan dana desa maupun dana ADK, harus dilakukan secara transparan. Artinya bahwa, ketika dananya telah ditransfer dan dicairkan, masyarakat diundang semuanya sekaligus disampaikan nominalnya. Sehingga tak ada saling mencurigai.
Lalu, katanya, program kerja yang dijalankan, bukan dari kepala kampung maupun aparatur. Tetapi harus mendengar langsung apa yang diinginkan masyarakat. Karena mereka mengetahui pasti apa yang mesti dikerjakan terlebih dahulu.
Ndiken juga mengharapkan pemberdayaan terhadap masyarakat diperhatikan. “Banyak orang Marind Buti berjualan udang dan ikan serta kelapa. Untuk itu, perlu dirangsang dengan dana. Sehingga mereka termotivasi menggeluti pekerjaan itu secara rutin,” pintanya. (LKF)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Kaway Ndiken: Kita Harus ‘Angkat’ Kembali Masyarakat Marind Buti . Silahkan membaca berita lainnya.