Orang Asli Papua Diprioritaskan Masuk IPDN
Jayapura, PAPUANEWS.ID – Orang asli Papua atau OAP mendapatkan prioritas dalam penerimaan praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) tahun 2019/2020. Rencana prioritas bagi OAP ini merupakan pembicaraan lanjutan dari Presiden Joko Widodo dengan Gubernur Papua Lukas Enembe pada Oktober 2018 di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Lukas menegaskan, bahwa penerimaan praja IPDN 2019 di wilayahnya akan menjadi wewenang kepala daerah di Papua, baik Gubernur, Bupati dan Wali Kota.
Kebijakan tersebut mengacu pada Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Dengan begitu, putra-putri daerah Papua harus membuktikan bahwa mereka dapat menjadi pemimpin.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua mengatakan prioritaskan OAP dalam penerimaan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2019/2020 itu belum sampai pada jumlah kuota yang pasti dalam seleksi tersebut.
“Saya baru pulang dari Jakarta melakukan pembahasan soal penerimaan IPDN pada 2019,ternyata ada penerimaan khusus, namun belum ada kuotanya,” kata Kepala BKD Provinsi Papua, Nicholaus Wenda, seperti dilansir Antara, Senin, (11/3).
Pada seleksi berikutnya kata Nicholaus, mekanisme penerimaan praja IPDN 2019 di daerahnya akan lebih mempermudah masyarakat Papua dan Papua Barat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, MRP dan DPRP juga sepakat untuk meminta pemerintah pusat meninjau kembali perihal kuota penerimaan praja IPDN di Papua.
Hal itu dikarenakan penerimaan praja IPDN yang telah dilakukan diniliai belum sepenuhnya mengakomodir OAP.
Sumber : Antara
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Orang Asli Papua Diprioritaskan Masuk IPDN . Silahkan membaca berita lainnya.