-->

Penggagas Kampung Buti Berikan Apresiasi Kepada Pemkab Merauke

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Penggagas Kampung Buti Berikan Apresiasi Kepada Pemkab Merauke. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Metro Merauke – Penggagas berdirinya Kampung Buti, Burhanudin Zein memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke dibawah kepemimpinan Frederikus Gebze, karena telah melantik Junaidy Sarendo Gebze sebagai Kepala Kampung Buti pada akhir 2016 silam.

Selain itu, ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Mantan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka yang  telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Kampung Buti  ketika memimpin lima tahun silam.

Hal itu disampaikan Burhanudin kepada Metro Merauke Jumat (29/3). “Kurang lebih 40 tahun, masyarakat Marind Buti kehilangan kampung sejak Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa diterbitkan,” katanya.

“Sebelum UU itu ada, Buti adalah desa dan kepala desanya adalah Yohanes T. Ndiken. Lalu lebih tak jelas lagi ketika pada awal tahun 1980-an, berubah menjadi kelurahan. Dengan demikian, Desa Buti menjadi hilang dan diganti lagi menjadi Desa Samkai. Dalam perjalanan berubah lagi menjadi Kelurahan Samkai,” katanya.

Dari situlah, pelayanan kepada masyarakat lokal Marind-Buti, semakin jauh dan mereka tak merasakan adanya sentuhan. Karena berada di bawah kelurahan. Masyarakat pun sulit mengakses program pemerintah berkaitan dengan kesejahteraan.

“Ya, kini dengan kembalinya Kampung Buti, kita bisa akan akses untuk mendapatkan dana ADD, ADK maupun sumber keuangan lain dari pemerintah. Itulah filosofi kenapa Kampung Buti mau dikembalikan,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, secara de facto dan de jure, hari ini Kampung Buti telah berdiri. Itu ditandai dengan adanya dana desa tahun 2015 dikucurkan untuk pelayanan kantor dan lain-lain. “Saya memastikan tanggal 1 April 2019, kantor akan efektif berjalan,” katanya.

Ditambahkan, dalam struktur organisasi Kampung Buti, semuanya adalah anak muda. Ini sebagai salah satu kebangkitan bagi masyarakat setempat.

Burhanudin berjanji akan terus mendorong dan memberikan masukan ke pemerintah agar Buti dalam pelayanan sama dengan kampung lain. Bahkan  menjadi istimewa karena berada di tengah Kota Merauke. Dimana kualitas  pelayanan harus sama dengan 11 kelurahan lain. (LKF)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Penggagas Kampung Buti Berikan Apresiasi Kepada Pemkab Merauke . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel