Masalah Dua Kelompok Pendulang di Mile 48 Berdamai
Foto: Ist./TimeX
ARAHAN – Iptu Yulius Harikatang Kapolsek Kuala Kencana saat berikan arahan bagi kedua kelompok pendulang di Mile 48, Kamis (31/1).
TIMIKA,TimeX
Satuan Tugas (Satgas) Amole dan personil Polsek Kuala Kencana berhasil mendamaikan keributan dua kelompok pemilik lokasi dulang antara Akim Kula dengan kelompok Sawul Murib terkait masalah perebutan lokasi dulang terjadi di Mile 48 pada Rabu (30/1) lalu.
Proses perdamaian ini tercapai setelah melewati proses mediasi difasilitasi oleh kepolisian bertempat di area pendulangan tradisional PTFI Mile 48 Distrik Kuala Kencana pada Kamis (31/1).
Berdasarkan data diterima Timika eXpress, sebelum perdamaian terlebih dahulu beberapa tokoh masyarakat dari dua kelompok ini dikumpulkan di Polsek Kuala Kencana untuk mendapatkan arahan dari Kompol Arnolis Korowa, Kasatgas Amole.
“Saya yang bertanggungjawab atas apa yang terjadi di area PTFI. Selain itu saya sendiri orang Papua yang kebetulan sekolah dan dipercaya oleh negara untuk memimpin 600 personil keamanan. Jadi kalau kedepan ada permasalahan keributan di area perusahaan PTFI saya akan tangkap,” tegasnya.
Mantan Kabag Ops dan Wakapolres Mimika ini memberikan apresiasi kepada kedua belah pihak yang sudah sepakat untuk berdamai.
“Terimakasih kepada pihak bapak Sawul Murib telah menahan diri tidak balas dengan lempar panah ke kelompok Akim Kula yang datang serang lokasi pendulang. Sehingga kedepannya tidak ada lagi perselisihan atau permasalahan di area pendulangan,” ungkapnya.
Sementara Iptu Yulius Harikatang Kapolsek Kuala Kencana menyampaikan kejadian itu bukanlah permasalahan perang suku, tapi permasalahan biasa karena di kali merupakan tempat mencari makan. “Jadi piring makan kita tidak boleh pecah, dan mulai hari ini (Kamis-red) harus selesai dan tidak boleh ada selisih paham atau permasalahan lagi,” pesannya. (tan)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Masalah Dua Kelompok Pendulang di Mile 48 Berdamai . Silahkan membaca berita lainnya.