-->

Pemprov Papua Perkuat Sistem Integrasi Guna Tingkatkan SPIP

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pemprov Papua Perkuat Sistem Integrasi Guna Tingkatkan SPIP. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Elysa Auri.(Foto-Lintas Papua)

SAPA (JAYAPURA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus memperkuat integrasi yang telah dibangun guna meningkatkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dari level 2,83 menjadi tiga.

Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua Elysa Auri di Jayapura, Senin (18/2), mengatakan sistem ini dibangun pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga perlu satu penguatan, di mana selanjutnya harus terintegrasi sebagai sistem internal pemerintah.

"Hingga 2018, SPIP Pemprov Papua masih pada level 2,83, di mana hal ini sesuai dengan rekomendasi Komisi Penanggulangan Korupsi (KPK) yang harus bersinergi dengan rencana aksi lembaga tersebut," katanya.

Menurut Elysa, sejak tahun 2016 sampai saat ini Pemprov Papua telah mendapat pendampingan dari KPK, sehingga diharapkan level ini naik di 2019 yang perlu mendapat dukungan dari semua OPD.

"Sementara itu, untuk percepatan pencapaian level tiga SPIP, ada lima faktor yang harus dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta penataan," ujarnya.

Dia menjelaskan lima faktor ini jika bisa dicapai berarti masuk pada level tiga, sehingga diharapkan kepada OPD dapat menentukan formulasi yang akan dilakukan agar dari level 2,83 dapat naik. 

"Kenapa harus naik level tiga karena sesuai dengan rekomendasi KPK, kami sudah melakukan e-planing, e-budgeting, e-samsat dan lainnya," katanya lagi.

Dia menambahkan jika hal tersebut terwujud dan terintegrasi semua, maka dapat membantu tata kelola yang dibangun pada masing-masing OPD. (Antara)

Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pemprov Papua Perkuat Sistem Integrasi Guna Tingkatkan SPIP . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel