Oknum TNI Bacok Ayah dan Anak Kandung
FOTO:MAURITS SADIPUN/TIMEX
TINDAKAN-Petugas RSUD Mimika sedang melakukan tindakan medis mengobati luka korban Laurensius Resy yang dibacok oknum TNI AD tadi malam di Jalan Bougenville.
>>Dandim Perintahkan Anggotanya Kejar Pelaku
TIMIKA, TimeX
Seorang oknum TNI AD berinisial TM secara mengejutkan, Minggu tadi malam membacok seorang ayah dan anak perempuannya di Jalan Bougenvile.
Kejadian tadi malam sekitar pukul 21:00 WIT sempat membuat heboh warga sekitar.
Oknum TNI AD tersebut membacok menggunakan parang hingga melukai Laurensius Resy dan Rila Resy anaknya.
Peristiwa naas yang terjadi di dalam rumah korban mengakibatkan kedua korban, Laurensius dan Resy menderita luka beberapa bagian tubuh.
Berdasarkan data yang dihimpun Timika eXpress di RSUD tadi malam, korban Laurensius menderita luka robek pada pundak dan punggung kiri, luka sayatan pada jari telunjuk kanan, dan luka robek pada pipi kanan, sehingga harus mendapat sejumlah jahitan.
Sedangkan Rila Resy menderita luka robek pada leher dan pundak kanan akibat sabetan parang pelaku.
Untungnya aksi bringas pelaku mendapat perlawanan dari korban.
Rila Resy yang melihat ayahnya diparangi pelaku sontak mengambil karet ban langsung memukul kepala pelaku.
Kaget mendapat perlawanan, pelaku pun keburu kabur sebelum diamuk massa.
Kejadian ini lantas dilaporkan ke petugas Subden POM Timika, dan langsung mengevakuasi korban yang berlumuran darah ke RSUD untuk mendapat pertolongan medis.
Istri korban Laurensius, Rita kepada Timika eXpress tadi malam di RSUD menceriterakan bahwa aksi pelaku berawal dari kisah asmara dengan putrinya Rila Resy.
Adanya halangan dalam hubungan pelaku dan Rila selaku korban membuat pelaku tidak puas hingga melakukan aksi kejam terhadap ayah korban.
Kata Rita, kejadian begitu cepat setelah pelaku berhasil masuk ke dalam rumah korban dengan membobol pintu ruang tamu.
“Waktu dia kasih rusak pintu langusng masuk dia bilang saya (pelaku-Red) mau ‘bunuh’ keluarga Resy,” kata Rita.
Usai mengungkapkan kalimat tersebut, pelaku langsung menuju kamar dimana Laurensius berada.
Tanpa banyak tanya pelaku langsung mengayunkan parang yang digenggamnya ke arah Laurensius.
Melihat itu, Laurensius segera merespon dengan mendekati pelaku untuk mempersempit ruang geraknya.
Namun ayunan parang begitu kuat sehingga langsung melukai tubuh korban.
Laurensius pun berusaha menggengam parang, namun terlepas sehingga menyayat jati telunjuk kanan korban.
Melihat pelaku bercengkerama dengan ayahnya, Rila pun ikut membantu.
Namun, saat itu pelaku pun berhasil menciderai Rila dengan parang yang digenggamnya.
Lanjut Rita yang juga panik saat itu, melihat anaknya Rila mengambil ban karet langsung dihantamkan ke kepala pelaku hingga parang terlepas dari genggamannya.
Merasa sakit dan pening, pelaku pun langsung kabur meninggalkan parang sebagai barang bukti yang saat itu juga langsung diamankan Rita, ibu korban.
Dari kejadian ini, Rila dan beberapa warga sempat mengejar untuk menangkap pelaku, namun tidak berhasil.
Selanjutnya kejadian ini langsung dilaporkan ke petugas Subden POM dan Polres Mimika, agar secepatnya pelaku ditangkap.
Rita juga menyebutkan bahwa dari hubungan yang sudah tidak harmonis antara pelaku dengan Rila anaknya, si pelaku sudah sering melakukan pengancaman.
“Sebelumnya dia (pelaku-Red) juga pernah paksa Rila jalan ke Air Port dan cekik Rila sampai lehernya biru blau,” katanya berharap Subden POM dan Polres Mimika secepatnya menangkap pelaku.
Terkait kasus ini, Ketua Kerukunan Ikatan Keluarga Kabupaten Sikka (IK3S) Mimika, Misken Darius mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat dari kerukunan ini untuk tenang dan tidak melakukan aksi-aksi yang dapat menimbulkan persoalan baru.
“Kita serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini ke pihak yang berwenang agar pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dari kasus naas tersebut, baik dari anggota Subden POM maupun Polres Mimika telah mendata dan proses visum korban guna proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku yang masih bersembunyi.
Smentara itu, Letkol Inf. Pio L Nainggolan selaku Dandim 1710/Mimika saat dikonfirmasi Timika eXpress, Minggu tadi malam membenarkan kejadian tersebut.
“Pelakunya T adalah benar seorang oknum TNI AD. Saya sudah perintahkan anggota untuk kejar pelaku dan proses hukum,” tegasnya.
Orang nomor satu di Kodim Mimika juga mengatakan, korban sudah dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan insentif.
“Mudah-mudahan pelaku yang melarikan diri, malam ini (tadi malam-Red) kita bisa dapat dan nanti proses lanjutnya akan kita sampaikan,” tandas Dandim. (vis/tan)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Oknum TNI Bacok Ayah dan Anak Kandung . Silahkan membaca berita lainnya.