-->

Pengambil Alihan Saham PTFI, Perjuangan Masa Lalu yang Diwujudkan Jokowi

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Pengambil Alihan Saham PTFI, Perjuangan Masa Lalu yang Diwujudkan Jokowi. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Metro Merauke – Legislator Papua, Yonas Alfon Nusy mengatakan, keberhasilan Pemerintah Indonesia merebut 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI), merupakan perjuangan masa lalu yang diwujudkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pengambil alihan saham PT Frepoort merupakan langkah baik. Memperjuangkan saham PT Freeport itu sudah cukup lama, dan Presiden Jokowi dapat mewujudkannya,” kata Yonas Nusy, Rabu (02/01).

Menurutnya, upaya Pemerintah Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Jokowi merebut mayoritas saham PTFI memang menuai pro kontra dari berbagai pihak. Hal tersebut dianggap wajar, namun perlu diletakkan dan melihat semua aspek secara menyeluruh.

Presiden dalam mengambil keputusan pasti untuk kepentingan semua masyarakat. Presiden tak mungkin mecelakakan rakyat dan dirinya dalam memimpin negara ini.

Upaya presiden itu dinilai sejalan dengan keinginan masyarakat sejak PT Freeport beroperasi di Papua. Apa yang kini diperjuangkan presiden merupakan hal wajar, meski dalam suatu tindakan pasti ada konsekuensi, tapi konsekuensi itu dapat dipertanggungjawabkan.

“Apa yang dilakukan presiden dan gubernur adalah keberanian luar biasa,” ujarnya.

Ia yakin Presiden Jokowi tidak mungkin berani melakukan segala upaya merebut mayoritas saham PT FI jika tak tersedia dana cukup, untuk membayar saham milik perusahaan asal Amerika tersebut.

“Perusahaan ini ada di Indonesia, dan rakyat Indonesia harus punya saham di dalamnya. Selain itu, ke depan perlu didorong terbentuknya perusahaan-perusahaan kampung, untuk memback up perubahan investasi di negeri ini. Perusahaan kampung ini akan memproteksi semua kekayaan alam di kampung itu,” ucapnya. (Arjuna P/Redaksi)

 


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Pengambil Alihan Saham PTFI, Perjuangan Masa Lalu yang Diwujudkan Jokowi . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel