Tommy Soeharto ke Papua Bukan untuk Meresmikan Kantor LMA
Metro Merauke – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Papua, Bertus Kogoya menyatakan tidak benar kedatangan Tommy Soeharto ke Papua untuk meresmikan Kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA).
Hal itu dikatakan Bertus Kogoya terkait adanya informasi di publik yang menyebut putra mantan Presiden Soeharto itu akan meresmikan Kantor LMA di Merauke dan Wamena, sehingga memicu reaksi penolakan dari berbagai kalangan di Papua.
“Apa yang disampaikan Pemuda Adat Papua keliru. Tidak ada peresmian Kantor LMA,” kata Bertus Kogoya di Kota Jayapura, Rabu (06/03).
Tommy Soeharto kata Bertus, memahami ia bukan orang asli Papua sehingga tidak mungkin menyeret-nyeret adat masyarakat Papua ke ranah politik.
Kehadiran Tommy Soeharto di Papua hanya untuk bersilahturami dengan para tokoh adat. Silaturahmi itu dipusatkan di Merauke dan Wamena.
“Tommy mencalonkan diri untuk anggota DPR RI dari dapil Papua sehingga ingin permisi kepada LMA di Papua sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, Sekretaris Umum Pemuda Adat Papua, Yan Chistian Arebo mengatakan pihaknya menolak kedatangan Tommy Soeharto di Papua jika untuk meresmikan kantor LMA di Merauke dan Jayawijaya.
“Kalau Tommy datang ke Papua dalam rangka kegiatan politik, peresmian kantor LMA tidak ada korelasinya,” kata Christian Arebo.
Tommy diminta tidak menyeret-nyeret adat untuk kepentingan politik karena dikhawatirkan akan menimbulkan perpecahan di masyarakat adat Papua. (Arjuna/Redaksi)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Tommy Soeharto ke Papua Bukan untuk Meresmikan Kantor LMA . Silahkan membaca berita lainnya.