Daya Listrik Berkurang, PLN Timika Lakukan Pemadaman Bergilir
TIMIKA,TimeX
Masyarakat Mimika masih dihantui pemadaman listrik. Setelah terjadinya kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu, kendala terkini yang dihadapi PLN Area Timika adalah berkurangnya daya listrik sehingga masih dilakukan pemadaman bergilir.
Atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat Mimika memohon maaf karena pemadaman bergilir 1-2 jam yang terjadi saat ini dan beberapa waktu ke depan karena masalah teknis.
Salmon Kareth, Kepala PLN Area Timika saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (11/12) mengatakan, kemampuan daya listrik PLN Timika 27 Mega Watt (MW) dalam kondisi normal, kini berkurang hingga 4 MW atau sekitar 23 MW.
Adanya penurunan daya listrik dikarenakan mesin pembangkit PLN Timika akhir-akhir ini tidak mampu mengangkat beban karena efek cuaca panas.
“Karena efek cuaca panas ini mempengaruhi beban mesin pembangkit listrik tidak maksimal. Biasanya kalau malam bisa lebih 27 mega watt karena banyaknya pemakaian, sekarang ini tidak mampu.
Adanya kendala teknis karena faktor cuaca ini, lanjut Salmon, ini terjadi secara tiba-tiba bisa prediksi terjadinya gangguan mesin pembangkit, apalagi pengoperasiannya sudah masuk tahun ketiga.
“Dari masalah kesosongan BBM setelah teratasi kami jamin listrik aman sampai Hari Raya Natal, tapi ada kendala lain, padahal persediaan BBM saat ini bisa bertahan 5 sampai 6 hari dan menunggu distribusi dalam waktu dekat semoga tidak ada lagi kendala,” ujarnya.
Lebih lanjut katanya, kalau sampai Hari Raya Natal kondisi cuaca masih panas, maka pemadaman akan berlanjut, dan pemdaman listrik per wilayah minimal 1-2 jam terus terjadi baik pada siang maupun malam hari.
Dari intensitas cuaca panas yang terjadi sejak Oktober lalu hingga kini, kata Salmon mempengaruhi daya serap mesin pembangkit menurun karena temperatur panas.
“Panas dari luar itulah yang mempengaruhi beban dari mesin beroperasi tidak maksimal dan karena dipaksakan untuk pikul beban, maka beban dan daya mesin pembangkit tidak mampu sehingga terjadinya gangguan,” ujarnya.
Demikian pula katanya, secara normal beban tidak menjadi masalah tetapi karena faktor panas dari luar sehingga temperaturnya naik terus.
Dari adanya gangguan ini, pihak PLN tengah melakukan perbaikan kerusakannya, dengan harapan bisa diselesaikan cepat, dan jika tidak bisa maka terpaksa harus pesan alat dari luar.
Salmon mengibaratkan mesin dengan manusia yang kalau diluar pasti merasa panas apalagi mesin yang menyala selama 24 jam.
“Perhitungan awal sebenarnya bisa maksimal di Desember dan tahun baru tidak ada pemadaman listrik, tapi malah sebelum Desember mesin sudah gangguan, jadi mau tidak mau harus dilakukan pemadaman bergilir,” tukasnya. (san)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Daya Listrik Berkurang, PLN Timika Lakukan Pemadaman Bergilir . Silahkan membaca berita lainnya.