Perayaan Natal Pemkab Mimika Bernuansa Keragaman

FOTO:INDRI/TIMEX
FOTO BERSAMA-Forkopimda foto bersama usai perayaan Natal bersama Pemkab, TNI-Polri dan Masyarakat Mimika tahun 2018 di Graha Eme Neme Yauware, Selasa kemarin.
“Dengan kelahiran Yesus Kristus kita tingkatkan iman dan kerukunan untuk melanjutkan pembangunan Mimika yang cerdas, aman, damai dan sejahtera’
TIMIKA, TimeX
Perayaan Natal bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab), TNI-Polri dan masyarakat Mimika tahun 2018 menghadirkan nuansa keberagaman hidup nusantara sebagai wujud toleransi masyarakat umat beragama di tanah Amungsa.
Semarak suasana Natal bernuansa keberagaman di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (11/12) ini nampak dari kehadiran umat muslim, hindu, serta anutan kepercayaan lainnya, termasuk perwakilan dari berbagai denominasi gereja dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopinda), ASN lingkup Pemkab Mimika, TNI-Polri, BUMN-BUMD, civitas pendidikan serta masyarakat Mimika.
Yang tidak kala menarik, banyak dari tamu undangan dan perwakilan yang hadir mengenakan busana adat daerahnya masing-masing yang melambangkan Bhineka Tunggal Ika.
Adapun perayaan Natal dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan toleransi mengusug tema nasional ‘Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita (1 Kor 1:30a)’ dan sub tema ‘Dengan Kelahiran Yesus Kristus Kita Tingkatkan Iman dan Kerukunan untuk Melanjutkan Pembangunan Mimika yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera’.
Selain itu, khidmat dan semarak Natal juga diwarnai puji-pujian oleh paduan suara dari berbagai denominasi gereja, penabuhan rebana qasidah dari siswa SMK Yapis mewakili umat muslim.
Bahkan kelompok Majelis Ta’lim Masjid Baiturahman Mapurujaya setia mengiringi lagu-lagu Natal dengan qasidah mulai dari penjemputan para pejabat memasuki Graha Eme Neme Yauware.
Perayaan Natal yang dimulai dengan penyalaan lilin dan ibadah itu dipimpin oleh Pdt. Joel De Fretes, S.Th.
Dalam khotbahnya, Pdt. Joel mengajak semua pihak untuk saling mengenal, mendorong semangat kebersamaan dalam suka cita Natal, dengan menyikapi situasi sosial kemanusiaan yang terjadi.
Mewakili Pemkab Mimika, Asisten I Bidang Pemerintahan, Demianus Katiop dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal yang melibatkan umat muslim dan lainnya sungguh luar biasa, dan ini menunjukan bahwa Mimika adalah daerah yang menjujung tinggi nilai toleransi dan kerukunan umat beragama.
“Suka cita Natal ini sangat luar biasa, saya harap Mimika bisa jadi contoh toleransi bagi daerah lain di Papua dan Indonesia,” ujarnya seraya mengucapkan terima kasi kepada TNI/Polri yang sudah mejamin keamanan bagi warga Mimika, terutama saat Natal dan tahun baru 2019 nanti.
Selanjutnya, Marthen Sawi selaku Sekretaris Panitia Natal Pemkab Mimika 2018 dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuna perayaan Natal Pemkab, TNI/Polri dan masyarakat adalah dalam rangka membangun dan memelihara kekurukukan umat beragama bersama pemerinah dan masyrakat dengan semangat iman bahwa Yesus Kristus merupakan hikmat bagi kita.
Marthen pada kesempatan itu juga melaporkan dana untuk perayaan Natal bersama ini bersumber dari dukungan pelaksanaan anggaran satuan kerja bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Mimika senilai Rp546 juta.
Adapun sumber pendapatan lain dari sumbangan sukarela PT Freeport Indonesia, dinas, badan dan kantor lingkup Pemkab Mimika, TNI/Polri, BUMN-BUMD dan swasta maupun wiraswasta lainnya sebesar Rp30 juta. (a30)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Perayaan Natal Pemkab Mimika Bernuansa Keragaman . Silahkan membaca berita lainnya.