-->

Yahamak Kecam Aksi KKB di Nduga

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Yahamak Kecam Aksi KKB di Nduga. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

Foto: Ricky/TimeX
Arnold Ronsumbre

TIMIKA,TimeX

Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) mengecam dan mengutuk keras aksi pembunuhan terhadap pekerja PT Istaka Karya yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga 2-3 Desember 2018 lalu.

Wakil Direktris (Wakdir)  Yahamak, Arnold Ronsumbre menegaskan bahwa aksi KKB merupakan pelanggaran HAM berat, dan harus dipertanggungjawaban di hadapan hukum.

“Jadi pertama saya atas nama masyarakat Papua turut berdukacita cita atas tragedi kemanusiaan dan mengutuk keras karena ini pelanggaran HAM berat,” kata Arnold kepada Timika eXpress di kediamannya di Jalan Kartini ujung, Jumat (7/12).

Menurut Arnold, tindakan KKB sudah di luar batas kemanusiaan.

Sebab para pekerja yang diberangkatkan ke sana adalah melaksanakan pembangunan jalan Trans Papua untuk kepentingan masyarakat Papua dan sekaligus membuka akses bagi warga di wilayah pegunungan.

“Proyek pembangunan dari Pemerintah Indonesia ini adalah untuk memajukan Papua agar bisa seperti daerah-daerah lain di Indonesia. Mereka yang bekerja dengan ikhlas kenapa harus mendapat balasan keji dibantai dan dibunuh,” tuturnya kesal.

Ia menilai cara sadis KKB membunuh pekerja PT Istaka Karya adalah tindakan pemberontakan ibarat teroris bukan KKB yang memperjuangan sebuah ‘kemerdekaan’.

Untuk itu, Arnold mengajak semua pihak untuk duduk bersama menyikapi tragedi kemanusiaan agar tidak terulang, dan para pelaku pembunuhan harus diproses dan diadili secara hukum.

“Kalau mau merdeka bukan dengan cara membantai dan membunuh orang yang tidak bersalah, tapi datang bicara cari solusi. Kalau seperti ini bukan namanya perjuangan tapi pemberontakan terhadap negara, dan harus ditindak tegas oleh aparat keamanan,” tegasnya.

Arnold meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan ini, dan proses pelaku pembunuhan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

“Tindakan KKB ini memalukan masyarakat Papua. Saya minta Panglima TNI dan Kapolri usut tuntas kasus ini dan pelakunya harus dihukum berat,” tukasnya. (a32)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Yahamak Kecam Aksi KKB di Nduga . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel